back to main page

"Bung Karno dan Sindhu" (2010)





" Bung Karno dan Sindhu ".
Graphite on canvas
80x110 cm
2010
(Scroll framed / signed / COA: digital-editing master copy / taken from one of the famous picture of
Soekarno with an artwork by S. Sudjojono, "Rekan-Rekan Revolusi")

Exhibited on "Pameran Sang Ahli Gambar dan Rekan-Rekan; Tribute To S. Sudjojono". PADI ArtGround, Bandung 2010.



____________________________________________________________________

Bandung, October 2010






Tribut untuk Sindudarsono Sudjojono

www.sudjojono.com



Sindudarsono Sudjojono adalah salah satu tokoh kunci seni rupa modern Indonesia. Dia lahir di Kisaran, Sumatra Utara, 14 Desember 1913 dari orang tua bersuku Jawa. Sejak berumur 4 tahun seorang guru HIS (sekolah setingkat SD) Yudhokusumo mengangkatnya menjadi anak asuh, dan membawanya ke Batavia pada tahun 1926, dan masuk ke sekolah Taman Siswa di Yogyakarta tahun 1932. Sudjojono mempelajari seni lukis dari seorang pelukis bergaya realisme, Mas Pirngadie pada tahun 1928, dan juga dari pelukis berwarga negara Jepang, Chiyoji Yazaki tahun 1935.

Sudjojono menyadari bahwa gaya pelukisan realis ala Mooi Indie dari pendidikan akademis seni lukis Belanda yang sudah mulai ada sejak awal abad ke-20 itu, secara tidak langsung memberi dukungan kepada kekuatan pemerintah kolonial Belanda. Pada tahun 1937 bersama Agus Djaya dan beberapa seniman yang sepaham lainnya, Sudjojono mendirikan Persatoean Ahli-ahli Gambar Indonesia (PERSAGI) di Batavia. Organisasi ini bertujuan untuk mengadakan suatu pembaharuan dalam seni rupa Indonesia. Tak seperti para master Mooi Indie yang 'netral namun semu,' menurut Sudjojono pelukis Indonesia seharusnya dapat merefleksikan realitas sosial masyarakat Indonesia di dalam karyanya. Pemikiran ini ditemukan di dalam Sudjojono tentang perkembangan seni rupa Indonesia: 'Seni Loekis, Kesenian, dan Seniman' (1946). Sudjojono mendirikan Seniman Indonesia Moeda (SIM) di Madiun, Jawa Timur pada tahun 1946, dan berpindah ke Yogyakarta tahun 1947.

Sejak awal kariernya hingga masa kemerdekaan RI, Sudjojono menggunakan gaya ekspresionis. Namun demikian selama latihan akademis yang diberikan Pringadie di era 60-an, Sudjojono mendapatkan pengaruh realisme sosial.

Sumber: "Koleksi keluarga dan kolektor tentang S. Sudjojono", IVAA online Resource Center for Indonesian Contemporary Art.


1 comment:

  1. bang Tommy..........ane mampir nyak bang, sindunya kok jadi banyak disana bang??

    ReplyDelete